Seperti halnya tembaga, aluminium adalah logam non-ferro yang sangat konduktif dan memerlukan parameter tertentu untuk pemanasan induksi yang efektif. Meskipun tingkat konduktivitasnya lebih rendah dibanding tembaga, aluminium tetap membutuhkan frekuensi yang lebih tinggi agar pemanasan berlangsung secara efisien. Pemanasan induksi banyak digunakan untuk brazing aluminium, yaitu proses penyambungan komponen aluminium menggunakan logam pengisi dalam tungku atmosfer terkendali untuk menghasilkan sambungan yang kuat dan tahan kebocoran, yang umum ditemukan pada penukar panas dan radiator. Aplikasi penting lainnya meliputi perlakuan anil pada lembaran atau ekstrusi aluminium untuk melunakkannya sebelum dibentuk lebih lanjut, serta pemanasan billet aluminium sebelum die-casting atau ekstrusi. Sifat pemanasan induksi yang presisi dan lokal mencegah terjadinya pelengkungan (warping) dan meminimalkan terbentuknya kerak oksida, yang merupakan masalah umum pada pemanasan dengan tungku. Stiefel Combustion menyediakan solusi pemanasan induksi yang disesuaikan dengan sifat-sifat aluminium. Sistem kami menjamin siklus pemanasan yang cepat dan distribusi suhu yang seragam, yang sangat penting untuk mendapatkan sambungan brazing berkualitas tinggi dan sifat material yang konsisten. Untuk detail teknis mengenai pemanas induksi kami yang dirancang khusus untuk aplikasi pengolahan aluminium, jangan ragu untuk menghubungi kami guna mendapatkan saran dari ahli.